admin@coach September 13, 2018

Seandainya Yang Maha Kuasa menghendaki hambanya naik haji, karenanya Allah akan menampakkan jalannya dengan beraneka sistem. Pun telor bebek malahan dapat mengantarkan hamba Allah untuk dapat berkunjung di rumah besar umat Islam, Makkah.

Tak pernah terlintas di pikiran Slamet Daroini dapat memberangkatkan haji dirinya dan ayah dan bunda. Warga Dusun Subontoro, Desa Kebon Durian, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, itu menuai berhasil sesudah beralih menjadi pengusaha telor bebek.

Aku ke Makkah dan Madinah. Kali ini mertua aku telah aku daftarkan untuk berangkat haji,” tutur Slamet saat dijumpai di kediamannya belum lama ini.

Slamet bercerita, bisnis bebek dibangun pada 1997. Ketika itu, ekonomi keluarganya sedang susah dan keadaan ekonomi Indonesia ketika itu tak stabil.

Alternatif berternak Bebek malahan dikerjakan sebagai kerja sampingan. Ketika itu, ia mulai dengan 178 ekor Bebek dengan dibangun sangkar ideal di belakang rumahnya.

Alasan memilih beternak Bebek, sebab dari segi kandangnya dapat dikelompokkan paling murah dan tak terlalu susah. Kecuali itu, karakter unggas variasi bebek ini tak gampang terserang penyakit.

Slamet memilih membudidayakan bebek peking sebagai pejantan dan bebek lokal sebagai petelur. Ketika itu harga bebek dan telor masih murah.

Nasib untung malahan berpihak pada Slamet. Pada 1998 sebab dampak krisis, harga telor naik, dari semula Rp250 per butir menjadi Rp600 per butir. Ditambah lagi, dengan peternakannya kian produktif.

Memandang kans bisnis yang terbuka lebar itu, Slamet banting setir menjadi pengepul telor bebek dari sebagian peternak yang ada di kampung halamannya. Slamet juga mulai berani mengambil pinjaman untuk memperbesar kapasitas sangkar bebek serta mendatangkan pakan.

Slamet malahan berkerja keras untuk menutup pinjaman hal yang demikian. Seiring waktu berjalan, pinjaman itupun tidak menjadi muatan dan malahan membawa profit. Bisnis telor bebeknya dapat dibilang lancar dan sekarang Slamet memelihara 3.000 ekor bebek.

Jumlah Rp50 ribu per hari merupakan konsumsi pakan untuk 100 ekor bebek. Sempurna sehari untuk pakan untuk 3.000 ekor bebek sebesar Rp1,5 Juta per hari. Tak cuma itu, untuk menolong usahanya Slamet mempekerjakan 12 orang karyawan dengan bayaran antara Rp700 ribu sampai Rp900 ribu per bulan.

 

 

Baca Juga Info Kesehatan Air Untuk Minum : http://hydromart.co.id/